The Last of Us Part II Tampilkan Trailer Baru

The Last of Us Part II

Semenjak pengumuman pada Desember tahun kemarin, NaughtyDog sebagai pengembang belum melakukan update atau memberikan informasi apapun mengenai game ini selain trailer yang ditayangkan pada acara tersebut.

Namun, sekarang pada ajang Paris Game Week trailer baru The Last of Us Part II ditayangkan di akhir acara Sony.

Trailer yang ditayangkan pada acara tersebut sangat brutal. Di dalam trailer tersebut terlihat orang yang digantung, darah, panah yang menembus kepala, dan palu yang menghancurkan kepala. Jika kalian tidak kuat melihat hal-hal brutal seperti itu lebih baik jangan melihat trailernya.

Dalam trailer footage tersebut diperlihatkan 3 karakter baru Yara, Lev, dan seorang perempuan yang belum diketahui namanya. Sayangnya dalam trailer tersebut belum disebutkan tanggal perilisannya. Namun, prediksi dari sang composer gamenya yang ia ungkapkan di salah satu radio kemungkinan The Last of Us Part II akan dirilis tahun depan.

Mengutip dari Gematsu, Creative Director Neil Druckmann mengatakan:
Sejatinya, The Last of Us menceritakan kisah Ellie dan Joe, namun untuk trailer kali ini, kami ingin menunjukkan beberapa karakter baru yang akan hadir dalam petualangan mereka selanjutnya. Kami yakin kalian memiliki berbagai pertanyaan yang muncul setelah melihat trailer ini. Kami juga sangat yakin kami akan melihat berbagai macam teori tentang siapa mereka (karakter baru) itu, dimana lokasi kejadian, dan bagaimana bisa mereka bergabung ke kisah Ellie dan Joel. Untuk saat ini kami tidak akan berbicara apapun mengenai hal tersebut, tapi kami bersemangat untuk melihat kalian berusaha menjelaskan hal-hal tersebut.

Dengan seluruh sumber daya Naughty Dog mengerjakan The Last of Us Part II, proyek ini berjalan dengan sangat baik. Mulai dari art, teknologi, gameplay, serta cerita, sampai saat ini game ini yang paling ambisius kami kerjakan. Kalian akan merasakan perjalanan yang intens, indah, menyiksa, dan emosional. Kami sangat bangga dengan game yang kami buat dan tidak sabar untuk memperlihatkan lebih banyak (tentang game ini) ke kalian--dan kami janji kalian tidak akan menunggu lama sampai pengumuman besar selanjutnya!
 Berikut trailer The Last of Us Part II, yang sedang dalam tahap pengembangan untuk PS4.

Belum Download Patch? Call of Duty: WWII Tidak Akan Bisa Dimainkan


Pada 3 November 2017 nanti, game terbaru Call of Duty yaitu Call of Duty: WWII akan dirilis. Namun, beberapa retailers (penjual) sudah mulai menjual gamenya padahal tanggal rilisnya masih beberapa hari lagi.

Sepertinya hal ini membuat beberapa fans Call of Duty merasa tidak adil, karena ada orang-orang yang bisa memainkannya duluan. Namun sepertinya para fans tidak perlu khawatir, karena situs Charlie Intel mengatakan bahwa Call of Duty: WWII tidak akan bisa dimainkan hingga sebuah patch dirilis.

Patch tersebut sepertinya akan dirilis pada hari perilisan yaitu 3 November 2017. Jadi, sampai tanggal 3 nanti para gamers yang telah membeli gamenya sebelum tanggal 3 tidak akan bisa memainkan game baik single-player maupun multiplayer.

DLC Kedua The Legend of Zelda: Breath of The Wild Akan Rilis Akhir 2017

The Legend of Zelda Breath of The Wild

Game klasik populer The Legend of Zelda terbaru, The Legend of Zelda: Breath of The Wild, yang rilis di Nintendo Switch dan Wii U akan mendapatkan DLC kedua menyusul DLC pertamanya Master Trials yang telah dirilis 30 Juni lalu.

DLC kedua ini akan berjudul The Champion's Ballad dan telah dikonfirmasi oleh Eiji Aonuma dalam sebuah video yang dirilis oleh Nintendo Australia bahwa DLC ini akan hadir di akhir tahun ini tetapi Eiji belum dapat memberikan tanggal pasti rilisnya. Berikut videonya.


Dalam video tersebut Eiji mengatakan bahwa timnya sedang berusaha keras mengerjakan DLC ini dan mengingatkan beberapa hal termasuk amiibo.

Life is Strange: Before the Storm akan Rilis 19 Oktober Besok

Life is Strange Before the Storm
cr: Life is Strange Wiki
Episode kedua dari trilogi game Life is Strange akan dirilis pada tanggal 19 Oktober besok, ungkap Square Enix. Episode kedua ini akan berjudul "Before The Storm" dan akan dirilis untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One, sama seperti episode sebelumnya.

Sebuah trailer yang dirilis beberapa waktu yang lalu memperlihatkan beberapa karakter terbaru dan lokasi baru yang akan hadir di episode kedua ini, yang tentu saja lokasi di episode pertama akan hadir kembali.

Square Enix juga memberikan deskripsi singkat mengenai episode "Before the Storm" sebagai berikut.
Persahabatan Chloe dan Rachel makin erat, seiring kehidupan keluarga mereka semakin berantakan, sampai akhirnya mereka meutuskan untuk lari bersama-sama. Tapi, sebelum mereka pergi Chloe terlibat dengan tugas untuk Frank Bowers yang menempatkannya dalam situasi yang berbahaya dan memperlihatkan sisi yang lebih buruk ke Arcadia Bay

Headset VR Facebook Terbaru Tidak Memerlukan PC Ataupun Smartphone!

Mark Zuckerberg, CEO Facebook, dalam sebuah konferensi VR Developer di San Jose mengumumkan gear VR headset terbaru perusahaannya yang bernama Oculus Go.

Oculus Go akan dirilis tahun depan dengan harga $199.
Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Oculus Go adalah salah satu alat untuk menggapai tujuan Facebook, yaitu mendongkrak pengguna VR menjadi 1 Milyar pengguna di seluruh dunia.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini Headset VR ada 2 jenis yaitu Headset yang memerlukan smartphone seperti Samsung Gear VR dan Google Daydream View dan headset yang memerlukan High-end PC seperti Oculus Rift sehingga sangat sedikit orang yang memiliki heaset VR karena biaya yang dikeluarkan sangat mahal. Oleh karena itu, Facebook berharap dengan Oculus Go yang tidak memerlukan smartphone atau PC mahal bisa meningkatkan pengguna VR.

Nantinya, aplikasi dan game yang tersedia di Samsung Gear VR akan dibawa ke Oculus Go.

Meskipun Mark Zuckerberg berambisi dan berharap headset terbarunya akan mendongkrak pengguna VR namun para analis berpendapat bahwa VR tidak akan menunjukkan pertumbuhan pengguna yang signifikan sampai tahun 2019 atau 2020, itupun tergantung apakah adanya killer app yang membuat orang berbondong-bondong mau membeli dan memakai VR, yang menurut Wakil Presiden SuperData, sampai saat ini belum ada.

Ternyata Google Home Mini Speaker Diam-Diam Merekam Percakapan Kita!

 
Minggu lalu, Google melalui sebuah acara di San Fransisco memperkenalkan produk speaker teranyarnya Google Home Mini Speaker. Setelah acara tersebut berakhir, Google memberikan perangkat tersebut kepada para hadirin untuk review awal produk tersebut.

Salah satunya adalah seorang blogger teknologi dan founder Android Police Artem Russakovskii. Namun, dalam sebuah postnya Artem Russakovskii membeberkan bahwa dia telah menemukan sebuah bug yang sangat parah di software yang digunakan oleh Google Home Mini Speaker. Bug itu menyebabkan sang Speaker merekam pembicaraan sang pemilik 24/7 tanpa diaktifkan terlebih dahulu yang seharusnya dapat diaktifkan dengan mengatakan "Ok Google". Artem mengetahui hal ini ketika dia membuka Google Activity diakunnya dan mendapati sejumlah file audio yang bersumber dari rumahnya.

Mengutip dari CNN, pihak Google mengatakan bahwa mereka telah mengetahui bug tersebut. Ternyata bug tersebut bersumber dari touchpad yang ada di bagian atas perangkat. Kemudian merilis sebuah patch untuk menutup bug tersebut dan juga menghilangkan touchpad yang berada di atas perangkat sehingga Google Home Mini Speaker hanya dapat diaktifkan dengan perintah suara dan fitur memulai, memberhentikan lagu serta mematikan alarm dengan sekali sentuh ditiadakan.

Juga, Google memperbolehkan para pengguna perangkat Google untuk menonaktifkan fitur menyimpan file rekaman audio yang bisa diubah melalui setting di Google Activity.
Dikarenakan Google Home Mini Speaker baru akan dirilis pada tanggal 19 Oktober maka tidak ada protes maupun permintaan refund dari pelanggan.

Google juga menyatakan bahwa perangkat yang memiliki masalah ini hanyalah perangkat yang dibagikan untuk para hadirin di acara tersebut, sedangkan untuk perangkat pre-order tidak memiliki masalah ini. Namun tetap, touchpad di bagian atas perangkat tidak dapat digunakan.

Perlu anda ketahui bahwa masalah ini hanya terdapat pada Google Home Mini Speaker tidak pada produk speaker lainnya seperti Google Home Max.

Walaupun permasalahan telah selesai, kasus ini membawa perhatian tentang masalah privasi untuk perangkat-perangkat sejenis, yang selalu menyala menunggu perintah suara.

Pemilik Xbox One Bisa Memainkan Game Xbox 360 Tahun Ini


Xbox One Backward Compability

Jika kalian mengikuti berita E3 kemarin mungkin kalian akan tahu bahwa Microsoft mengumumkan bahwa akan menghadirkan fitur Bacward Compability, sebuah fitur yang mengizinkan pemilik Xbox One untuk memainkan game-game yang berada di Xbox 360.

Pengmuman fitur ini membuat para fans dan pengguna Xbox kaget, terlebih lagi game Orisinil Xbox juga akan bisa dimainkan di Xbox One.

Walaupun pengumuman ini membuat para fans Xbox senang, sayangnya Microsoft sampai saat ini belum mengumumkan tanggal perilisan fitur ini. Namun, Phil Spencer, sang boss Xbox, mengkonfirmasi bahwa fitur ini akan hadir sebelum tahun ini berakhir. Namun, tetap beliau tidak memberikan sebuah tanggal pasti. 

Perlu diketahui bahwa tidak semua game Xbox 360 bisa dimainkan dengan hadirnya fitur ini. Sampai artikel ini ditulis, hanya 399 game yang bisa dimainkan namun ada kemungkinan masih bertambah di masa yang akan datang. List game yang bisa didukung bisa dilihat disini.


Star Ocean: The Last Hope Akan Mendapatkan 4K & Full-HD Remaster

Star Ocean The Last Hope 4K & Full HD

Square Enix, selaku developer dan publisher, telah mengumumkan bahwa game Star Ocean: The Last Hope yang dirilis pada 2009 silam di platform PlayStation 3 dan Xbox 360 mendapatkan remaster yang akan dirilis di platform PlayStation 4 dan PC.

Dikutip dari Gematsu, Remaster 4K dan Full-HD ini akan dirilis di Jepang pada tanggal 28 November 2017 dengan harga 2,800 yen. Belum ada kabar tanggal rilis di luar Jepang maupun harganya. Dalam remaster ini selain peningkatan resolusi ada juga beberapa tambahan fitur, yaitu sebagai berikut.

PlayStation 4:

  • Terdapat fungsi untuk mengubah pengaturan gambar seperti bayangan dan pengaturan blur, dst.
  • Fitur Trophy
  • Fitur Share Button

Versi PC:

  • Terdapat fungsi untuk mengubah resolusi
  • Terdapat fungsi untuk mengubah pengaturan gambar seperti bayangan dan pengaturan blur, dst.
  • Steam Achievement support
  • Mouse, Keyboard, dan PC Controller Support
  • Dapat mengambil screenshoot tanpa UI 
Berikut trailer resminya.